Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dakwah Kampus

Algoritma Pikiran Kita

  oleh Imam Maulana untuk kader dakwah Bila kita hendak mengenal diri kita, mungkin kita dapat melakukan riset kecil-kecilan dengan membuka beranda atau halaman pencarian media sosial di akun utama kita. Di sana akan muncul berbagai konten FYP tersaji. Mohon diingat, akun utama ya, bukan seccond account yang 0 postingan dan biasa digunakan saat jadi buzzer atau digunakan sekedar buat stalking akun tertentu.   Kita tahu bahwa apa yang FYP dalam algoritma media sosial kita, adalah cerminan dari diri kita. Algoritma media sosial tersebut memantulkan minat, kebiasaan dan emosi berdasarkan jejak digital. Semakin sering kita melihat suatu konten, semakin banyak konten serupa yang tersaji, dan lebih ekstrimnya, lama-kelamaan, algoritma tersebut akan membentuk realitas dalam pikiran kita. Isi pikiran kita, mungkin juga persis seperti sebuah algoritma. Apa yang kita baca, tayangan yang kita tonton, dan segala hal yang dikonsumsi oleh pikiran kita, akan membentuk algoritma tersendiri. ...

Ngopi Bareng Anak Komsat 2025

_Begini Kira-Kira Obrolannya :_  Islam yang kita fahami bukan hanya sekedar ibadah ritual, tetapi mendorong pemeluknya untuk terlibat aktif dalam agenda panjang perbaikan peradaban.  Sebab, sebetulnya kita juga adalah pelaku sejarah yang terhubung dengan sejarah perjalanan panjang umat manusia dari masa ke masa.  Atas persoalan yang terjadi, islam menghendaki kita untuk tidak diam, islam tidak menghendaki kita hanya menjadi penonton setia disaat terjadi masalah di berbagai sisi.  Selanjutnya, organisasi seperti KAMMI dapat dijadikan kendaraan perjuangan untuk mengakselerasi misi islam dalam agenda perbaikan.  Dalam karakter gerakannya, KAMMI menempatkan amal menjadi sebuah karakter gerakan. Amal menjadi wujud atas shalat shalat yang kita lakukan, amal menjadi wujud atas alquran yang kita baca... Konsekuensi hubungan kita dengan Allah, kemudian mendorong kita untuk senantiasa bermanfaat untuk manusia lainnya.  Dan keaktifan kita dalam organisasi, misalnya se...

Mengembalikan Atmosfir Dakwah Yang Hilang #3 “Anak Baru Giroh”

Oleh : Imam Maulana                 Usai tahiyat akhir sholat magrib tadi terdengar suara gemericik hujan yang memecah kesunyian markaz dakwah di daerah Kota Serang. Pada saat itu saya sedang sholat berjamaah bersama adik tingkat saya bernama Wildan Effendi. Saya jadi makmum dan dia jadi Imam. Kami sholat magrib di ruangan yang berada di lantai 2. Di gedung markaz dakwah tersebut hanya ada kami dan satu orang penjaga keamanan yang stay di pintu utama. Markaz dakwah saat itu betul-betul sepi, bahkan suara detik jam absensi manual pun terasa jelas terdengar. Markaz ini memang kadang-kadang sepi kadang-kadang ramai, ramai oleh kegiatan-kegiatan para kader-kadernya.  Kebetulan kami berdua sedang berada di sana sengaja untuk menunggu magrib setelah usai rapat agar tidak terjebak magrib di Jalan. Tak disangka saat kami ingin bersiap pulang setelah selesai sholat, hujan semakin lebat, kami terpaksa menun...