Langsung ke konten utama

Postingan

Sore Sendu Senja

oleh : Imam Maulana      Sore itu ialah sorenya Allah dari sekian banyak sore yang telah kami lewati dari tahun-tahun pertama kita bergabung bersama dakwah. Di sore yang sendu itu kami berkumpul untuk yang ke sekian kalinya dalam pembahasan yang berbeda setelah beberapa bulan tidak ada kumpulan semacam itu. Sekitar 30an ADK, ikhwan akhwat dari angkatan 2011-2013 yang berkumpul pada saat itu. Belakangan salah satu kaka tingkat kami tahun 2010 pun ikut membersamai. Tak ketinggalan seperti biasa, kami menghidupkan kumpulan tersebut dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu al-akh. Kami meresapi betul lantunannya yang begitu damai seakan  menghilangkan keresahan dalam hati     Seketika kami semua tertegun dengan perasaan yang sama. Perasaan yang hanya akan dirasakan oleh saudara yang telah lama saling terikat hatinya. Kami meyakini bahwa saat itu ialah saat-saat yang nantinya akan kami rindukan. Sedikit kami flashback ke bel...

Kutipan Ust.Rahmat Abdullah

Allah telah berfirman: “Sesungguhnya, Aku ciptakan langit dan bumi ini, wahai manusia, buat kamu untuk berfikir, untuk menelaah bagaimana kamu menjalani hidup ini”. Ya ayuhal ikhwah, Antum perhatikan bagaimana Alloh telah menciptakan batu dan air yang mengalir di sungai ini. Antara batu dan air tidak ada pertikaian diantara mereka. Batu tidak pernah mengatakan, Hai air kenapa bunyimu terlalu keras Atau air mempersoalkan, Batu, kenapa kau ada disini. Tidak ada persengketaan diantara mereka; Mana hak saya… Mana kewajiban kamu… Tapi kenapa kita tidak mau mengambil ibroh dari batu dan air? Kenapa kita mulai bercerai-berai, memikirkan ini hakku… ini hak saya… Ini kewajibanku… Itu kewajibanmu… Malu kita semua pada batu dan air! Ini saatnya antum semua bersatu, bekerjasama dalam ukhuwah Islamiyah… Allahu Akbar! Jangan sampai nanti orang-orang tarbiyah dibenci karena orientasi kekuasaan. Dia tidak boleh berbangga dengan bangunannya, lalu tertidur-tidur tidak pernah mengurus urusa...

4 April 2014

oleh : Imammers             Jujur, setiap kali saya mendengarkan instrument music Kitaro-Koi, memori otak saya langsung berputar mengingat hal-hal yang sudah terjadi selama saya menjadi kader dakwah kampus. Alunan nadanya mengajak saya untuk membayangkan semua hal yang pernah saya lewati ketika awal-awal saya terjerembab dalam wadah ini. Sungguh saya tidak bisa membendung keinginan saraf otak saya untuk memejamkan mata lalu saya kembali kepada saat-saat saya menjalani perjuangan yang banyak sekali membuat saya belajar tentang arti kehidupan. Musik ini selalu berhasil membuat mata ini berkaca-kaca, hati ini berdegup tak biasa, aliran darah serasa pasrah, jiwa ini benar-benar berguncang hebat. Ada apakah sebenarnya? Sampai seperti itukah rasanya ketika mengenang masa-masa yang telah lalu?             Ternyata hal ini tak lain adalah karena Cinta. Saya mencintai jalan ini se...

Jangan Merasa Paling

Oleh : Imammers Asutsuki Jangan merasa paling menderita... Lihat, anak anak yg hidup di kolong jembatan Hidup tak terarah dan tak tau hari ini bisa makan atau tidak.. Jangan merasa paling banyak beban... Lihat, Org-org yg harus menghidupi banyak keluarganya namun tak punya pekerjaan tetap... Jangan merasa paling sedih... Ingat, sahabat Rasul Yg orang tuanya dibunuh di depan matanya. Jangan merasa paling sulit hidupnya, paling susah segalanya, paling miris cerita hidupnya..... Lihat, betapa Allah ingin menguji kita agar kita senantiasa Dekat dengan Allah... minta semuanya sama Allah... Ceritakan semuanya sama Allah... Laa takhof wa laa tahzan Innallaha ma ana... *Sambut Ramadhan dengen penuh ceria S

3 Pengorbanan Kader Sejati

oleh : Imammers Asutsuki ============= bukan untuk kesombongan dan bermegah-megahan tetapi untuk disadari bahwa Allah telah menetapkan dakwah kalian ini berpangkal dari keimanan, keikhlasan pemahaman, kesatuan, dukungan dan pengorbanan.  ini adalah karunia yg tdk dmiliki oleh berbagai  gerakan dakwah yg ada dilapangan. "Hasan Al-Banna" ---- Tentu ketika kita sedang berjuang di jalan Allah (Insa Allah), kita pasti akan menemukan sebuah tantangan-tantangan yang mesti kita lalui. salah satunya adalah kita ditutunt untuk melakukan pengorbanan.... salah satunya ada 3 Pengorbanan :  1. Waktu waktu ini erat hubungannya dengan orang orang yg kita cintai. karena kesibukan kita sehingga terkadang kita mengorbankan waktu bersama org org terkasih, apalagi orang tua.  suatu ketika org tua kita berharap kita pulang, namun kita tak sempat karena ada beberapa agenda yyg harus diselesaikan. (wuih aktivis banget). Tapi juga kita jgn terlalu ber...

Metamorfosa Kader Dakwah

oleh : Imammers 12 Maret 2013 terkadang kita lelah di jalan ini. lantaran ketidak sesuaian dengan yg diharapkan saat kita dikader pertama kali bukan? atau bhkan kita terlalu terkungkung dgn peraturan yg ada?, yg tak membolehkan kita untuk ini dan itu? iya kenapa memangnya kalo disini gak boleh pacaran? ini bukti kasih sayang kita kepada antum. kita gak mau antum terjerumus ke lembah kemasiatan yg semakin dalam, dan menutup aliran hidayah yang sedang mengalir dalam hidupmu. iya memang kenapa ? antum gak senenng kalo dilarang merokok? sebaiknya antum jangan merokok akhi, agar tubuh kita sehat dan kuat akhi, Insa Allah, Allah lebih menyukai muslim yang kuat. bisa jadi kita lelah karena ketidak ikhlasan kita berjuang di jalan dakwah ini.  wahai ikhwah, bukankah kalian sudah khatam tentang bab tujuan ini? Kecewa dgn senior? , kenapa? karena senior tidak lagi memperhatikanmu? karena senior tdk lg mengajakmu? atau karena senior tdk lagi sesuai dgn arah manhaj ...

Al-Qiyadah wal-Jundiyah

Al-Qiyadah wal-Jundiyah (buku: Fiqih Dakwah Mushthafa Masyur) Islam tidak menghendaki kekalahan dan kelemahan umat dalam menghadapi musuh serta kenyataan. Karena itu, Islam mewajibkan umatnya bangkit dari kejatuhan, bergerak dan berjuang serta berkorban untuk mengembalikan eksistensi yang hakiki. A. Kewajiban Beramal Jama’i Islam sama sekali tidak menghendaki kelemahan umatnya dan ketakutan pada musuh, maka ia mewajibkan umatnya bangkit dari kejatuhan. Setiap muslim wajib berusaha mewujudkan dan menegakkan kembali Daulah Islamiyah ‘Alamiyyah, suatu negara Islam yang bersifat internasional. Oleh karena itu perjuangan melalui amal jama’i harus rapi dan kokoh. Amal jama’i telah dicontohkan rosulluloh sejak dulu sebagai salah satu prinsip gerakan islam. Dalam pergerakannya, satu jamaah tidak mungkin bergerak tanpa pemimpin yang mengatur seluruh gerakannya, menentukkan tujuan dan sasaran serta saran, mengawasi dan mengontrol pelaksanaan programnya serta menghapus perselisihan ya...